Prof Dr Intan Ahmad: Universitas Berkualitas Tunjang Kesejahteraan Bangsa

 

Realitas membuktikan, sebuah negara dapat sejahtera, karena sangat kompetitif dan ditunjang  universitas yang baik dan berkualitas. Institut Global prediksi, Indonesia punya pengharapan besar  untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Pernyataan itu dilontarkan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti, Prof Dr Intan Ahmad,PhD
pada pembukaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-30 di Pelataran Auditorium Al-Jibra  kampus II UMI, Rabu (23/8).

Pembukaan dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti,Gubernur Sulsel,  Syahrul Yasin Limpo, Danlantamal VI, sejumlah bupati/wabup, pimpinan PTS/PTS dan undangan
lainnya.

Mengutip prediksi Institut Global, Prof Intan menandaskan, diperkirakan tahun 2030 Indonesia dapat  menempati posisi 7-8 ekonomi dunia. Hal yang menunjang, adanya potensi bonus demografi  (pertumbuhan penduduk).

Artinya, kata Prof Intan, ekonomi Indonesia akan makin membaik, jika penduduk lebih banyak  produktif. Syaratnya, untuk lebih baik, Indonesia butuh sumberdaya manusia (Human Capital)
berkualitas, minimal 113 juta orang.

Sebaliknya, jika perkembangan demografi hanya melahirkan manusia tak peroduktif, yang akan terjadi,  bukannya bonus demografi, melainkan beban besar bagi negara.

”Untuk itu, generasi muda ditantang dan harus mampu mengisi kemerdekaan agar bangsa jadi  sejahtera dan kompetitif,” tandasnya.

Menyinggung keterkaitan perkembangan bangsa dengan Pimnas, lanjut Intan menegaskan,  Pimnas ajang bagi generasi muda yang kelak akan membawa Indonesia ke level yang lebih baik dan
berpenghasilan tinggi.

”Kuncinya, perlu penelitian yang baik dan inovatif. Saatnya generasi muda harus kasmaran bersifat  ilmiah serta kasmaran ilmu pengetahuan. Semua itu diyakini terwujud, jika mampu terbina sejak dini  mungkin,” tandasnya.

Dicontohkannya, saat ini, ekonomi Korea Selatan maju pesat dan sangat luar biasa. Itu terwujud  karena ditunjang banyak sekali inovasi dari kalangan generasi muda ditunjang kampus yang baik dan  berkualitas.

Melalui Pimnas di UMI ini, mahasiswa tak hanya tampilkan prestasi atau kemampuannya, namun di  balik itu, secara tak langsung, generasi muda dididik melihat dan mencermati prestasi orang lain.

Berkumpulnya 1.845 mahasiwa dari 89 perwakilan perguruan tinggi, sesungguhnya merupakan kohesi  sosial positif. Perlahan akan terbangun jaringan kerja (network) yang baik.

Dikatakannya, pelaksanaan Pimnas, ajang saling kenal dan itu modal besar dan sangat berharga  untuk membangun Indonesia yang lebih baik ke depan, kunci Intan.

Senada dengan itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo merespon positif Pimnas ke-30 yang  dilaksanakan di UMI. Semoga kelak akan melahirkan generasi yang lebih kreatif dan inovatif.

”Diharapkan generasi muda Indonesia hari ini, akan lebih baik dihari esok karena SDM lebih  berkualitas,” ujar Syahrul seraya mengatakan, kepercayaan UMI sebagai pelaksana sungguh sebuah penghargaan.

Sementara itu Rektor UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mochtar,MA berterima kasih pada Dikti atas amanah  yang percayakan UMI sebagai tuan rumah Pimnas ke-30 ini.

Ditambahkannya, Pimnas ini ajang bergengsi yang sangat positif untuk menggali serta  mengembangkan potensi mahasiswa. Terkadang potensi mahasiswa terkendala, karena tak ada
wadah berkreasi.

”Melalui wadah Pimnas ini, potensi kreatifitas mahasiswa akan tersalurkan melalui poster,presentase  dan gelar produk,” kata Rektor.

Selamat datang di Kampus UMI, Kampus Hijau dan Kampus Perjuangan. Kami yakin banyak peserta  dari PTN/PTS baru pertama kali ke UMI, namun setelah menginjakkan kaki di UMI, diyakini akan rindu  untuk kembali ke UMI, tandas Masrurah yang juga Ketua BK PTIS ini.

Sebelumnya Ketua Panitia Pimnas, Prof Dr Ahmad Gani melaporkan, Pimnas ke-30 di UMI ini diikuti  89 utusan PTN/PTS se-Indonesia. Total peserta 1.845 mahasiswa plus 20 official.

”Peserta yang akan berlomba, 427 orang untuk tujuh jenis lomba (SKIM). Mereka itu akan mulai  berkompetisi di Kampus II UMI, Kamis (24/8). (arf).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *